Dapatkan panduan legalitas usaha di e-Book, “Buku Pintar Legalitas: Usaha Legal, Tersertifikasi, dan Aman”.

Download GRATIS sekarang! close
03 Jun

Cara Membuat ATM BRI Online dari Rumah

Yovita

by Yovita

view243Views

Bagaimana cara membuat ATM BRI online dari rumah? BRI atau Bank Rakyat Indonesia merupakan salah satu bank milik pemerintah Indonesia. Sebagai salah satu bank tertua di Indonesia, BRI memiliki banyak sekali nasabah yang tersebar di seluruh penjuru negeri. Maka, tidak mengherankan jika selalu ada yang menanyakan tentang cara membuat ATM BRI.

Untuk membuat ATM BRI, Anda bisa mengikuti prosedur konvensional dengan datang ke kantor cabang. Namun, kini BRI menyediakan opsi yang lebih efisien, yaitu metode online. Cara membuat ATM BRI online pun sangat praktis, bahkan Anda tak harus datang ke kantor bank.

Lalu, bagaimana cara membuat ATM BRI online tanpa harus ke kantor cabang? Apa saja persyaratan yang harus disiapkan? Untuk mengetahui jawabannya, Anda bisa simak penjelasan lengkap mengenai cara membuat ATM BRI online berikut ini.


Apa Itu ATM?

Sebelum membahas tentang cara membuat ATM BRI online, mari membahas tentang ATM itu sendiri. ATM sebenarnya merupakan singkatan dari Anjungan Tunai Mandiri atau Automatic Teller Machine.

Itu berarti, ATM adalah mesin yang disediakan oleh pihak bank untuk memberikan pelayanan tertentu kepada nasabah. Seperti namanya, ATM ibarat seorang teller, namun dalam versi mesin. Melalui ATM, nasabah dapat melakukan transaksi seperti pengecekan saldo dan penarikan uang tunai secara mandiri.

Nah, untuk bisa mengakses mesin ATM, nasabah harus memiliki kartu ATM. Kartu ATM diterbitkan oleh pihak bank agar nasabah bisa bertransaksi melalui mesin ATM. Wujudnya bisa berupa kartu debit maupun kartu kredit.

Baca JugaApa yang Anda Perlu Ketahui Sebelum Memiliki Kartu Kredit


Keuntungan Menggunakan ATM

Ada banyak sekali keuntungan menggunakan mesin ATM dan kartu ATM, berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Transaksi lebih mudah

Keuntungan menggunakan ATM yang utama adalah transaksi menjadi jauh lebih mudah. Lewat mesin ATM, Anda bisa bertransaksi tanpa harus datang ke kantor cabang dan mengantri di teller. Jenis transaksi yang ditawarkan pun cukup beragam, mulai dari pengecekan saldo, transfer (baik ke sesama maupun antar bank), bayar tagihan, hingga top up saldo e-money.

Ini karena tujuan mesin ATM sendiri adalah agar nasabah dapat melakukan transaksi secara mandiri. Mesin dan kartu ATM dibuat supaya nasabah bisa memenuhi kebutuhan perbankan tanpa perlu menghabiskan banyak waktu dan tenaga.

credit-card-payment-buy-sell-products-service_1150-16379

2. Tersedia tarik dan setor tunai

Kini, mesin ATM dapat melayani transaksi yang sangat beragam. Hampir semua transaksi umum perbankan sudah bisa dilakukan melalui ATM. Selain opsi penarikan tunai, Anda kini juga bisa melakukan penyetoran tunai.

Untuk opsi setor tunai, bentuk dan tampilan mesinnya berbeda dari mesin ATM konvensional. Di bagian depan mesin terdapat sebuah tempat untuk memasukkan uang tunai. Lewat mesin ini, Anda tak perlu lagi melakukan penyetoran melalui teller.

3. Bisa diakses 24 jam

Kebanyakan mesin ATM beroperasi selama 24 jam nonstop, kecuali memang sedang ada perbaikan atau gangguan jaringan. Hal ini berbeda dengan jam operasional bank yang umumnya sama seperti jam kerja atau bahkan lebih awal (mulai dari pukul 08:00-15:00). Terlebih, kini mesin ATM ada di mana-mana, bertransaksi pun jauh lebih mudah dan praktis.

Baca JugaSolusi Menerima Pembayaran Bank Transfer Tanpa Ribet


Jenis Tabungan BRI dan Biaya Adminnya

BRI menawarkan beberapa jenis tabungan yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Berikut adalah beberapa yang paling populer:

1. BritAma

BritAma menawarkan kemudahan transaksi perbankan dengan layanan e-banking serta internet banking. Seluruh transaksinya dilakukan secara real-time. Cara membuat ATM untuk tabungan BRI yang satu ini pun sangat mudah.

Jumlah minimal setoran awalnya adalah Rp250.000. Sedangkan, biaya administrasi untuk tabungannya adalah sebesar Rp50.000 per bulan. Kartu BritAma tersedia dalam dua versi, Silver dan Black. Untuk kartu Silver akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp2.000, sementara untuk versi Black dikenakan biaya Rp6.500.

2. BritAma Muda atau BritAma X

Tabungan BritAma Muda atau BritAma X ditujukan untuk nasabah berusia muda. Kelebihan yang ditawarkan adalah transaksi fleksibel serta dukungan e-banking dan internet banking. Jumlah minimal setoran awalnya cukup terjangkau, yaitu Rp100.000. Begitu pula dengan biaya administrasi tabungan yang hanya Rp6.000.

Untuk penerbitan kartu, nasabah tidak dikenakan biaya tambahan apa pun. Namun, terdapat syarat saldo minimum sebesar Rp10.000.

3. BritAma Bisnis

Sesuai namanya, BritAma Bisnis dibuat untuk para pebisnis atau pemilik usaha yang perlu menyimpan uang dalam jumlah besar. Tabungan ini juga telah didukung berbagai layanan yang memudahkan kegiatan usaha.

Setoran awal minimalnya adalah Rp1 juta. Sedangkan biaya administrasi tabungan digratiskan, asal saldo rata-rata bulanan minimal berjumlah Rp5 juta. Namun, jika saldo rata-rata di bawah Rp5 juta, akan dikenakan biaya penalti Rp50.000 per bulannya.

4. BRI Simpedes

Terakhir ada BRI Simpedes yang difungsikan sebagai simpanan masyarakat. Kelebihan tabungan yang satu ini adalah kesempatan untuk penyetoran dan penarikan dananya tidak terbatas. Dengan catatan, transaksi tidak menyalahi aturan yang ditetapkan oleh BRI.

Setoran awal BRI Simpedes minimal sebesar Rp50.000. Sedangkan biaya administrasi bulanannya adalah sebesar Rp5.500. Untuk tabungan ini, BRI juga menyediakan kartu private label GPN dengan tambahan biaya sebesar Rp2.500.

Baca JugaManfaat dan Cara Transfer Uang di ATM


Syarat Membuat ATM BRI Online

Sekarang kembali pada pembahasan mengenai cara membuat ATM BRI online. Namun, sebelum Anda memulai langkah pertama cara membuat ATM BRI, pastikan sudah melengkapi persyaratan berikut:

  • Dokumen identitas seperti KTP, data diri, serta NPWP.
  • Mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening.
  • Menyiapkan uang untuk setoran awal buka rekening BRI sesuai jenis tabungan yang dipilih.
  • Setelah melakukan setoran awal, ATM BRI online sudah bisa langsung digunakan untuk bertransaksi. Pastikan perangkat Anda tersambung dengan koneksi internet agar transaksi berhasil.

Baca JugaApa Itu M-Banking dan Manfaatnya untuk Pelaku Bisnis?


Cara Membuat ATM BRI Online

Cara membuat ATM BRI online sebenarnya sangatlah mudah, Anda bahkan dapat melakukannya sendiri di rumah. Bahkan BRI telah menyediakan dua pilihan cara pembuatan, melalui website atau aplikasi. Berikut tahap demi tahapnya:

a. Lewat situs web bukarekening.bri.co.id

Cara membuat ATM BRI online yang pertama adalah melalui website Buka Rekening BRI. Adapun untuk langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Kunjungi website ATM BRI online di www.bukarekening.bri.co.id dan pilih opsi 'Buka Rekening’.
  2. Siapkan dokumen persyaratan yang sudah disiapkan, berupa KTP dan NPWP (opsional).
  3. Pilih jenis tabungan sesuai keinginan. Jika sudah, klik opsi ‘Pilih Rekening’.
  4. Jangan lupa untuk memilih kantor cabang BRI yang diinginkan. Nantinya, kantor tersebut akan melakukan pengelolaan rekening Anda.
  5. Unggah foto KTP. Setelah itu, sistem akan meminta Anda untuk melakukan selfie.
  6. Isi formulir pendaftaran dengan informasi yang benar, terutama nomor handphone, sebab dibutuhkan untuk keperluan verifikasi.
  7. Setelah itu, sistem akan mengirimkan kode verifikasi melalui SMS.
  8. Masukkan kode verifikasi pada laman pendaftaran. Klik konfirmasi untuk mengirimkan pengajuan pembukaan rekening.
  9. Untuk mengaktifkan rekening BRI, lakukan setoran awal.
  10. Proses pembuatan ATM BRI online selesai.

b. Lewat aplikasi BRImo

Selain melalui website, cara membuat ATM BRI online juga bisa melalui aplikasi BRImo dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Unduh dan install aplikasi BRImo, tersedia gratis di PlayStore maupun AppStore.
  2. Usahakan untuk menggunakan jaringan yang aman selama pembuatan rekening.
  3. Masuk ke aplikasi dan buat akun baru dengan klik ‘Daftar Sekarang’.
  4. Isi data diri yang diminta. Jika sudah, centang bagian persetujuan syarat dan ketentuan yang ada di bagian bawah, kemudian klik tombol ‘Lanjut’.
  5. Selanjutnya, buat password sesuai ketentuan, yaitu gabungan antara huruf kapital, huruf kecil, dan juga angka.
  6. Setelah membuat password, sistem akan mengirimkan verifikasi melalui SMS. Pastikan Anda memiliki pulsa agar SMS verifikasi dapat masuk.
  7. Masukkan kode OTP ke dalam laman pendaftaran. Kemudian klik tombol ‘Lanjutkan’.
  8. Sistem secara otomatis akan mengembalikan Anda ke bagian awal pendaftaran untuk melakukan login ulang.
  9. Apabila pendaftaran berhasil, setelah login Anda akan langsung diarahkan ke beranda BRImo.

Baca JugaLayanan eForm BRI: Definisi dan Digunakan untuk Apa?


Cara Cek Saldo BRI Lewat SMS

Bagi nasabah BRI, selain mengetahui cara membuat ATM BRI, penting juga untuk mengetahui cara cek saldo. Salah satu cara untuk mengecek saldo BRI lewat SMS adalah sebagai berikut:

  1. Buka aplikasi perpesanan di handphone Anda
  2. Untuk mengetahui saldo BRI melalui SMS, ketik format: SALDO<spasi>Nomor PIN ATM. Misalnya, SALDO 123456
  3. Kirim ke nomor 3300
  4. Jika permintaan berhasil, maka sistem akan langsung mengirimkan informasi saldo melalui SMS

Penting untuk diketahui, pengecekan saldo BRI melalui SMS membutuhkan pulsa. Apabila Anda tidak memiliki cukup pulsa, permohonan cek saldo tidak akan bisa diproses oleh sistem.

Baca JugaKegunaan M-Banking yang Perlu Anda Tahu


Cara Mengetahui Nomor Kartu ATM BRI

Nomor kartu ATM BRI tercantum di bagian depan kartu dengan 16 digit angka. Tiap digit angka tersebut memiliki makna sebagai berikut:

  • Nomor kartu ATM BRI yang diawali dengan angka 4, berarti kartu debit tersebut menggunakan jaringan Visa.
  • Nomor kartu debit BRI yang diawali dengan angka 5, berarti kartu debit tersebut menggunakan jaringan Mastercard.
  • Lima digit setelah angka pertama adalah identitas bank penerbit kartu ATM (BRI).
  • Sembilan digit sisanya adalah identitas nasabah pemegang kartu ATM (BRI).

Perlu diingat, nomor kartu ATM BRI bukanlah nomor rekening. Nomor kartu ATM menunjukkan identitas bank penerbit sekaligus identitas nasabah. Fungsinya adalah untuk verifikasi transaksi yang dilakukan melalui mesin ATM. Sedangkan nomor rekening digunakan sebagai alat transaksi yang berhubungan langsung dengan saldo, seperti transfer dan tabungan. Anda juga bisa cek cara mengecek nomor kartu debit/ATM BRI di sini.


Letak Kode Keamanan CVV BRI

cara-membuat-atm-bri

Selain nomor kartu ATM BRI, terkadang nasabah juga memerlukan informasi mengenai kode keamanan CVV (Card Verification Value). Biasanya, kode ini dibutuhkan pada transaksi online dengan kartu debit atau kredit. Misalnya, saat berbelanja online di marketplace.

Terkadang, nasabah kesulitan menemukan kode keamanan CVV ini, terutama bagi nasabah yang baru menjadi pemilik kartu ATM BRI. Sama seperti nomor kartu ATM, kode CVV sebenarnya juga sudah tercantum pada kartu. Hanya saja, kode CVV terletak di bagian belakang kartu, sementara nomor kartu berada di bagian depan.

Kode keamanan CVV BRI terletak di bagian ujung kanan pita magnetik kartu, tepat di sisi kanan tanda tangan. Formatnya berupa tiga atau empat angka. Tiap nasabah memiliki kode CVV yang berbeda. Sebab, kode ini juga berfungsi sebagai identifikasi sekaligus mencegah terjadinya transaksi di luar otorisasi nasabah BRI.

Baca JugaBagaimana Mencegah Penipu atau Fraudster di Toko Online Anda


BRIVA, Virtual Account BRI

BRIVA atau BRI Virtual Account merupakan salah satu metode pembayaran berupa kode khusus. Tampilannya mirip dengan nomor rekening, hanya saja BRIVA hanya berlaku untuk satu kali transaksi saja. Tiap transaksi menggunakan BRIVA akan langsung diproses dan dikonfirmasi. Dengan begitu, pihak pengirim tidak perlu melakukan verifikasi manual.

BRIVA merupakan sistem pembayaran yang menerapkan mekanisme online real-time. Oleh karenanya, seluruh transaksi dengan BRIVA akan otomatis tercatat. Ini akan sangat memudahkan pemilik usaha dalam melakukan pencatatan transaksi dan menyusun laporan keuangan.

BRIVA adalah metode pembayaran yang disediakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) berupa deretan kode khusus untuk satu kali transaksi dan otomatis akan terkonfirmasi jika penggunanya sudah melakukan pembayaran. Selengkapnya tentang BRIVA bisa dipelajari di artikel ini.

- Pembuatan kode BRIVA

Untuk bisa melakukan transaksi dengan BRIVA, nasabah perlu melakukan pendaftaran terlebih dulu. Prosedur pembuatan BRIVA mirip dengan pembuatan nomor rekening. Nasabah datang ke kantor cabang, kemudian mengantri di bagian customer service dan mengajukan permohonan pembuatan BRIVA.

Perlu diingat, BRIVA hanya diperuntukkan bagi badan usaha, yayasan, lembaga, atau instansi. Itu berarti, nasabah perorangan tidak bisa mengajukan permohonan pembuatan BRIVA.

- Cara kerja BRIVA

Cara kerja BRIVA sebenarnya tidak terlalu rumit karena masih mirip dengan cara kerja transaksi dengan nomor rekening. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pemilik bisnis memberitahukan kode BRIVA kepada konsumen yang akan melakukan transaksi pembayaran. Kode BRIVA ini nantinya akan langsung terintegrasi dengan invoice konsumen.
  2. Ketika konsumen melakukan pembayaran dengan BRIVA, informasi transaksi akan langsung dikirimkan kepada pemilik bisnis.
  3. Dari informasi transaksi tersebut, pemilik bisnis tidak perlu melakukan pengecekan manual untuk memastikan dana masuk.

Keuntungan menggunakan BRIVA

Penggunaan BRIVA memungkinkan pelaporan transaksi secara otomatis. Hal ini akan sangat memudahkan bagi mereka yang harus menerima banyak pembayaran sekaligus. Misalnya, seorang pemilik online shop yang menerima ratusan transaksi pembelian dalam satu hari. BRIVA akan memudahkan mereka untuk melacak mana konsumen yang sudah membayar dan mana yang belum.

k

Dengan sistem pencatatan otomatis dan real-time, BRIVA juga akan memudahkan pencatatan transaksi. Nantinya, hal ini bisa dijadikan dasar untuk penyusunan laporan keuangan. Sedangkan bagi konsumen, BRIVA memudahkan transaksi. Pembayaran dengan virtual account umumnya mencantumkan nominal yang harus dibayar atau dikirimkan. Jadi, risiko pembayaran atau pengiriman dana yang tidak sesuai bisa diminimalisir. Pengirim dana juga akan langsung menerima laporan setelah transaksi sukses.

Baca Juga7 Macam Cara Pembayaran Online di Indonesia Paling Populer


Demikian ulasan mengenai cara membuat ATM BRI online. Metode ini cocok untuk Anda yang baru memulai usaha sendiri dan memerlukan rekening bank baru. Terlebih, jumlah nasabah BRI di Indonesia tergolong banyak. Dengan memiliki kartu ATM BRI, maka Anda pun bisa menerima lebih banyak transaksi dari nasabah BRI.

Namun, untuk bisa menerima transaksi dari beragam rekening bank, Anda tidak harus terus-menerus membuka rekening baru. Sebab, kini sudah ada alternatif sistem pembayaran yang dapat menerima transaksi dari beragam rekening bank maupun metode pembayaran, yaitu Midtrans.

Sebagai payment gateway terlengkap di Indonesia, Midtrans tidak hanya bisa menerima pembayaran dari rekening BRI, tapi juga dari berbagai metode pembayaran digital atau e-payment. Dengan begitu, transaksi dengan pelanggan pun menjadi lebih mudah dan praktis. Tak perlu lagi membuka rekening baru untuk menyesuaikan dengan pelanggan. Untuk mulai menerapkan Midtrans sebagai metode pembayaran kegiatan bisnis Anda, silakan klik di sini.

2.-Payment-Link---1200x628-(2)

  • twitter
  • facebook
  • WA
  • mail