Download GRATIS e-Book, “Payment Gateway, Solusi Pembayaran Online untuk Kelancaran Bisnis”, yuk!

Klik di sini. close
23 Nov

Distribusi Adalah? Tujuan dan Jenisnya

Yovita

by Yovita

view85Views

Distribusi adalah kata yang tidak lagi asing, terutama bagi pebisnis. Selama ini, distribusi dikaitkan dengan pengiriman produk ke pembeli. Namun, faktanya proses distribusi mencakup lebih banyak hal.

Bahkan distribusi termasuk bagian besar dari pemasaran dan penjualan produk. Untuk membantu Anda merancang strategi distribusi yang tepat sasaran, berikut ini penjelasan soal distribusi dalam bisnis.

Baca juga: 4 Jenis Laporan Keuangan Perusahaan Jasa


Pengertian Distribusi Dalam Bisnis 

distribusi-adalah-002

Secara singkat, distribusi adalah proses menyalurkan barang dagangan ke pembeli. Melalui strategi distribusi yang tepat, produk yang diproduksi dapat dipasarkan ke banyak pembeli sekaligus. Terlebih dengan meroketnya bisnis online, distribusi menjadi aspek bisnis yang begitu penting. Walaupun bisnis online beroperasi tanpa toko fisik atau toko cabang, penjualan tetap lancar karena proses distribusi. 

Saluran distribusi mencakup banyak fasilitator seperti reseller, agen penjual, dan distributor. Banyak brand lokal yang memanfaatkan saluran distribusi untuk melayani semakin banyak pembeli tanpa modal yang terlampau besar.

Salah satu contohnya adalah Torch yang memiliki program keagenan untuk mendistribusikan produk perlengkapan traveling agar semakin mudah dijangkau. Begitu pula dengan Callista yang berawal dari klinik kecantikan, kini memasarkan produk perawatan kulit secara online se-Indonesia dengan bantuan reseller

Baca juga: Penjelasan Lengkap Tentang Cash Payment


Tujuan Praktik Distribusi Adalah

distribusi-adalah-003

Baik untuk bisnis rumahan maupun bisnis skala besar, strategi distribusi adalah faktor penting dalam proses penjualan. Jika dijabarkan secara lebih detail, setidaknya ada empat tujuan dari distribusi dalam bisnis yang paling utama. 

1. Pemerataan Produksi

Semua bisnis ingin produknya laris manis. Namun, sengitnya kompetisi bisnis semakin meningkatkan standar kepuasan pembeli. Karena itu, kualitas produk dan pelayanan haruslah merata, terlepas dari jarak antara pembeli dengan penjual.

Adanya saluran distribusi akan membantu bisnis Anda menyalurkan produk ke berbagai wilayah secara lebih efisien. Ketika Anda ingin melayani pembeli dari luar kota, waktu pengiriman dan kualitas barang tetap konsisten karena bantuan distributor, reseller, atau agen. 

2. Menjamin Kelangsungan Aktivitas Produksi

Dalam menjalankan bisnis, ada banyak sekali aspek yang harus diperhatikan. Bagi bisnis yang masih berkembang, Anda mungkin masih mampu untuk mengelola semua proses bisnis, mulai dari produksi hingga after sales service. Sementara saat bisnis mulai berkembang, seorang wirausahawan harus fokus ke aspek pengembangan usaha seperti memperluas koneksi, inovasi produk, dan manajemen. 

Masalah yang muncul karena tidak adanya kejelasan strategi distribusi adalah stok produk yang tertahan di gudang. Pada akhirnya, produk tidak bisa dijual akibat kedaluwarsa, kerusakan, atau tergerus tren baru. Itulah kenapa saluran distribusi sudah harus dipertimbangkan sedini mungkin.

3. Menjamin Produk Sampai ke Tangan Konsumen

Tentu keuntungan penjualan baru bisa dinikmati bila produk telah sampai ke tangan konsumen. Ini menjadi salah satu tujuan proses distribusi. Dimulai dari pemasaran dan promosi produk, konfirmasi pembayaran, hingga pengiriman, semua ditangani dalam proses distribusi ini. 

4. Mempermudah Konsumen Mendapat Barang dan Jasa

Sehubungan dengan poin sebelumnya, saluran distribusi memudahkan bisnis Anda untuk menjual produk ke lebih banyak pembeli. Di sisi lain, para pembeli juga dimudahkan untuk mendapatkan produk dari bisnis Anda. Bagi pembeli, biaya pengiriman juga jadi lebih ringan karena bisa membeli produk dari pengecer resmi di daerah tempat tinggalnya. Dengan kata lain, distribusi adalah solusi yang sama-sama menguntungkan!

Baca juga: Apa itu Payment: Pengertian dan Jenis-jenis Payment di Indonesia


Jenis Distribusi Secara Umum

distribusi-adalah-004

Apakah distribusi hanya bisa dilakukan dengan bantuan reseller dan agen? Secara umum, ada tiga jenis distribusi yang bisa bisnis Anda adopsi, yaitu:

1. Distribusi Langsung

Sesuai namanya, distribusi langsung adalah proses distribusi yang ditangani langsung oleh produsen. Tanpa menggunakan jasa penyalur seperti reseller, jenis distribusi ini banyak ditemui pada bisnis skala kecil. Keuntungannya, bisnis tidak perlu mengucurkan dana komisi untuk penyalur. Namun, kelemahannya adalah beban pekerjaan yang cukup berat, rentan akan terjadinya kesalahan pengiriman, dan target pembeli yang lebih sempit.

2. Distribusi Tidak Langsung

Proses distribusi yang dilakukan dengan jasa distributor secara meluas. Distribusi tidak langsung adalah proses yang paling umum dijalankan oleh bisnis skala besar. Contoh umumnya seperti bisnis FMCG (fast-moving consumer goods) yang produknya disalurkan ke warung, minimarket, dan supermarket se-Indonesia. Distribusi tidak langsung memang memudahkan, tetapi membutuhkan modal yang besar.

3. Distribusi Semi Langsung

Inilah jenis distribusi yang biasanya diadopsi oleh bisnis dengan produk yang membutuhkan penanganan khusus. Distribusi semi langsung adalah proses penyaluran menggunakan jasa distributor yang merupakan karyawan resmi dari produsen tersebut. Beberapa contohnya seperti brand suku cadang motor yang memiliki distributor resmi yang ditunjuk langsung dengan pelatihan khusus. 

Itulah definisi dan penjelasan lengkap tentang distribusi bisnis. Bagi bisnis yang ingin berkembang, menggunakan jasa distributor untuk proses distribusi adalah opsi yang bisa dipertimbangkan. Demi kelancaran distribusi, pembayaran ke vendor dan distributor harus lancar. Layanan Payouts dari Midtrans memenuhi kebutuhan disbursement ke banyak rekening dalam satu klik sekaligus. Torch dan Callista juga memercayakan Midtrans sebagai partner payment gateway mereka. Transfer komisi ke distributor pun jadi lebih mudah dan cepat!

  • twitter
  • facebook
  • WA
  • mail