Download GRATIS e-Book, “Payment Gateway, Solusi Pembayaran Online untuk Kelancaran Bisnis”, yuk!

Klik di sini. close
20 Nov

Website Toko Online untuk Bisnis, Apa Pentingnya?

Yovita

by Yovita

view108Views

Sudah berapa lama Anda menjalankan bisnis offline? Kapan mau beralih membuat website toko online? Coba ihat sekeliling, tentu membuat diri was-was mengingat semua bisnis di sekitar Anda sudah mulai merambah dunia online.

Memang benar bahwa untuk menjadi pebisnis andal, Anda harus mampu beradaptasi dengan kondisi zaman. Hal tersebut membuat banyak pebisnis mulai merambah online dengan membuka website masing-masing.

Pasalnya website toko online sangat berpengaruh terhadap perkembangan sebuah bisnis. Seberapa pentingnya dan bagaimana cara membuat toko online yang efektif? Simak penjelasannya berikut ini.

Baca juga: Apa Itu PPOB? Peluang Bisnis Tanpa Risiko!


Penjualan Meningkat Gara-Gara Website Toko Online

website-toko-online-002

Bisnis konvensional umumnya memiliki target pasar yang terbatas. Pelanggan sering kali datang dari lokasi terdekat sehingga potensi untuk produk Anda dapat mencapai wilayah-wilayah lain di Indonesia semakin kecil.

Membuat website toko online akan membantu Anda menjangkau wilayah-wilayah baru, mulai dari daerah terpencil hingga ke luar negeri. Kemampuan toko online untuk bisa dijangkau siapa pun, kapan pun, dan di mana pun membuat potensi target pasar semakin luas. Dengan menjangkau target pasar yang luas, maka semakin terbuka peluang untuk meningkatkan hasil penjualan.

Tepat Sasaran

Spanduk, banner, brosur, atau billboard adalah media promosi yang sering digunakan toko konvensional. Media-media promosi tersebut umumnya mengandalkan kerumunan untuk memberikan informasi mengenai produk atau jasa yang ingin Anda tawarkan tanpa memperhatikan apakah masing-masing dari mereka benar-benar membutuhkannya.

Dengan website toko online, Anda dapat mempersempit target iklan menjadi lebih spesifik melalui layanan seperti Facebook Ads. Layanan iklan ini mampu menarget iklan untuk muncul hanya kepada calon konsumen potensial sehingga kemungkinan pembelian lebih besar.

Google Ads adalah cara lain untuk menarget calon konsumen. Layanan iklan dari Google Ads akan membantu calon konsumen menemukan bisnis Anda melalui kata kunci pencarian spesifik. Misalnya, produk yang Anda jual adalah ban mobil. Maka, kata kunci yang pas adalah jual ban mobil. Calon konsumen yang ingin membeli ban mobil dan mencarinya menggunakan Google akan mampu melihat iklan yang Anda pasangkan.

Lebih Efisien Waktu dan Biaya

Bila Anda harus memiliki atau setidaknya menyewa tempat berjualan di toko konvensional, maka toko online tidak memerlukan langkah tersebut. Sebab, website toko online tidak membutuhkan tempat nyata untuk memajang produk yang ingin dijual. Anda hanya perlu menunjukkan foto terbaik produk Anda kepada calon pelanggan sedetail dan sebaik mungkin sehingga mereka yakin untuk berbelanja di toko online Anda.

Biaya-biaya lain seperti air, listrik, hingga iuran keamanan pun tidak akan dibutuhkan lagi. Toko online mungkin membutuhkan biaya sewa domain dan server, yang hanya dibutuhkan untuk membuat website custom. Namun, Anda tetap dapat membuat toko online tanpa biaya sama sekali.

Baca juga: Apa Itu Omset dan Bagaimana Cara Meningkatkannya supaya Lebih Untung?


Cara Membuat Website Toko Online
website-toko-online-001

Menyiapkan toko online tidaklah sulit seperti yang dibayangkan. Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk membuat dari nol.

1. Siapkan domain untuk toko online

Domain adalah alamat tujuan website Anda. Tentukan nama website yang unik dan mewakili merek produk/jasa Anda. Buatlah daftar nama dan coba telusuri apakah nama-nama tersebut belum terpakai. Pilihlah nama domain yang menarik dan tentunya mudah diingat agar calon pelanggan mudah menemukan website yang Anda buat.

2. Masukkan nama website dan tentukan produk yang ingin dijual

Sesuaikan nama website toko online dengan produk yang ingin Anda jual. Semakin tinggi tingkat koneksi antara nama dengan produk, maka akan semakin mudah bagi konsumen untuk mengingat merek bisnis yang Anda miliki.

Lengkapi pula website Anda dengan foto-foto produk yang jelas dan detail. Pastikan bahwa setiap sisi produk yang Anda jual terlihat jelas sehingga calon konsumen tertarik dengan produk tersebut. Apabila Anda menjual jasa, maka deskripsikan jasa yang Anda tawarkan sedetail mungkin dan berikan pula contoh jasa yang Anda kerjakan.

3. Pilih demografi pelanggan

Sifat penargetan iklan melalui toko online cenderung lebih spesifik. Oleh karenanya, pastikan Anda memiliki demografi pelanggan yang sesuai dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Misalnya, Anda menawarkan produk berupa pakaian remaja. Maka, target audiens yang ingin Anda tuju adalah remaja berusia 17-23 tahun yang suka dengan fesyen. Kata kunci yang mungkin bisa Anda pilih adalah ‘baju remaja’.

Baca juga: Konsep Dasar Kewirausahaan yang Harus Diketahui

4. Buat konten untuk meningkatkan traffic website

Bagaimana cara agar pelanggan mau mengunjungi website yang Anda buat? Konten adalah cara yang tepat. Buatlah konten yang berhubungan dengan produk yang Anda jual. Pasang konten tersebut di website dan akun media sosial bisnis Anda. Keberadaan konten yang sesuai dengan produk Anda akan membantu Anda ‘menyaring’ calon pelanggan yang sesuai dengan target pasar Anda.

Melangkah satu level menuju puncak kesuksesan bisnis dapat dilakukan dengan gebrakan baru seperti membuat website toko online. Kemungkinan tanpa batas membuat dunia online menjadi potensi pasar yang besar sehingga mampu meningkatkan bisnis Anda ke jenjang berikutnya.

Midtrans sebagai salah satu payment gateway Indonesia terbaik mendukung penuh keinginan setiap pebisnis untuk melangkah lebih maju. Midtrans menyediakan layanan sistem pembayaran yang fleksibel dan tepercaya sehingga calon konsumen bisa lebih mudah bertransaksi di website toko online Anda. Ciptakan peluang Anda bersama Midtrans!

  • twitter
  • facebook
  • WA
  • mail