Lihat panduan agar pendaftaran payment gateway Anda #LancarDenganMidtrans

Cek disini close
20 Jul

Valuasi Startup: Pengertian, Faktor dan Cara Menghitungnya

Admin

by Admin

view840Views

valuasi-startup
Valuasi startup adalah proses penentuan nilai perusahaan startup yang penting bagi bisnis dan investor. Sepenting apa valuasi ini bagi kelangsungan bisnis di masa yang akan datang? Simak terus artikel ini untuk tahu apa itu valuasi startup dan pentingnya dalam konteks bisnis rintisan. Selain itu, ada juga pembahasan mengenai lima faktor utama yang memengaruhi nilai valuasi dan metode-metode yang dapat digunakan untuk menghitung valuasi dengan tepat.

Apa Itu Valuasi Startup dan Kegunaannya bagi Bisnis dan Investor?

Valuasi startup adalah proses menentukan nilai perusahaan rintisan atau startup berdasarkan beberapa faktor dan metode tertentu. Valuasi ini sendiri memiliki kegunaan yang penting, baik bagi perusahaan bisnis itu maupun bagi para investor. Bagi bisnis startup, valuasi dapat digunakan sebagai indikator potensi pertumbuhan, kemampuan mendapatkan pendanaan, dan daya tarik bagi calon investor atau mitra bisnis.

Baca juga: 5 Langkah Penting dalam Menjalankan Inbound Marketing

5 Faktor yang Menentukan Valuasi Startup

Sebelum sebuah perusahaan rintisan memperoleh valuasi, ada lima faktor yang dapat memengaruhi besaran nilai valuasinya. Apa saja? Ini dia penjelasan lengkapnya untuk Anda!

  • Kondisi pasar

Faktor pertama yang memengaruhi valuasi startup adalah kondisi pasar. Hal ini mencakup ukuran pasar dan persaingan dalam industri terkait. Jika pasar potensial besar dan permintaan tinggi untuk produk atau layanan dari perusahaan rintisan, valuasi dapat meningkat. Selain itu, pertumbuhan pasar yang kuat juga dapat berdampak positif terhadap valuasi.

  • Kecocokan bisnis dengan pasar

Kecocokan bisnis dengan pasar juga merupakan faktor penting dalam valuasi startup. Perusahaan bisnis rintisan yang memiliki produk atau layanan sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pasar cenderung memiliki nilai lebih tinggi. Sebab, kemampuan startup untuk memenuhi kebutuhan yang belum terpenuhi dalam pasar dan menawarkan solusi yang inovatif dapat meningkatkan valuasi.

  • Rekam jejak pendiri

Rekam jejak pendiri juga memainkan peran penting dalam valuasi startup. Pengalaman pendiri dalam industri terkait dan kesuksesan yang telah mereka raih sebelumnya dapat meningkatkan rasa kepercayaan investor. Rekam jejak yang positif dapat memengaruhi valuasi secara positif karena investor cenderung melihat pendiri yang memiliki pemahaman dan keterampilan yang diperlukan agar bisnis dapat sukses.

  • Industri yang dipilih

Pilihan industri juga dapat memengaruhi valuasi startup. Beberapa industri dianggap lebih menarik dan bernilai bagi investor daripada yang lain. Industri dengan pertumbuhan yang tinggi, seperti teknologi, kesehatan, atau energi terbarukan, sering kali memiliki valuasi yang lebih tinggi karena potensi keuntungannya cenderung besar.

  • Kondisi keuangan bisnis

Kondisi keuangan bisnis startup juga menjadi faktor penentu valuasi. Faktor seperti pendapatan, arus kas, profitabilitas, dan kemampuan bisnis untuk menghasilkan keuntungan di masa depan akan berkontribusi pada valuasi. Bisnis dengan pertumbuhan yang konsisten dan arus kas yang positif cenderung memiliki valuasi yang lebih tinggi.

Baca juga: Cara Efektif Meningkatkan Omset Penjualan Toko Online 2022

Cara Menghitung Valuasi Startup

Setelah tahu apa saja faktor yang dapat mempengaruhi nilai valuasi pada suatu perusahaan bisnis rintisan, kini saatnya Anda tahu bagaimana cara menghitungnya. Ada tiga metode yang dapat Anda pakai.

  • Cost-to-duplicate

Metode cost-to-duplicate biasanya dilakukan dengan cara memperkirakan biaya yang diperlukan untuk mengembangkan bisnis dari awal. Dengan metode ini, valuasi startup didasarkan pada perkiraan biaya pengembangan dan infrastruktur yang diperlukan untuk membangun bisnis serupa.

  • Venture capital

Pendekatan ini menggunakan metode yang umum digunakan oleh investor ventura. Valuasi startup dihitung berdasarkan investasi dari investor dan kepemilikan saham yang diberikan sebagai imbalan. Pendekatan ini melibatkan penilaian perusahaan secara keseluruhan dan mempertimbangkan risiko serta potensi keuntungan bagi investor.

  • Tahapan pengembangan usaha

Metode ini melibatkan penilaian berdasarkan tahapan pengembangan bisnis startup. Setiap tahapan memiliki valuasi yang berbeda, misalnya valuasi pada tahap awal (seed stage) lebih rendah daripada valuasi pada tahap pertumbuhan (growth stage). Dalam metode ini, valuasi didasarkan pada tahap pengembangan bisnis, kinerja keuangan, dan risiko yang terkait dengan setiap tahapan.

Baca juga: Cara Mudah Menghitung ROI untuk Printed Ads Toko Online Anda

Valuasi startup adalah proses penting dalam menentukan nilai perusahaan rintisan. Faktor-faktor seperti kondisi pasar, kecocokan bisnis dengan pasar, rekam jejak pendiri, industri yang dipilih, serta kondisi keuangan bisnis ternyata turut mempengaruhi perolehan nilai valuasi.

Memahami dan menghitung valuasi dengan tepat sangat penting bagi bisnis rintisan sehingga investor dapat mengambil keputusan investasi yang cerdas di perusahaan Anda. Untuk menaikkan valuasi bisnis Anda, tidak ada salahnya mengambil langkah pertama melalui Midtrans NEXT Lvl. 

Sebagai partner resmi ajang Startup World Cup, Midtrans akan membantu Anda berpartisipasi agar dapat menyampaikan ide terbaik untuk peluang mendapatkan dana investasi hingga 1 juta miliar dolar.

Selain itu, Anda juga bisa menjalin networking dengan para key figure penting dalam industri supaya bisnis Anda makin berkembang dan valuasinya juga ikut bertumbuh. Daftar sekarang dan jangan lewatkan kesempatan terbatas ini!
payment-link-midtrans

  • twitter
  • facebook
  • WA
  • mail