Kami telah melakukan sedikit penyesuaian pada Pemberitahuan Privasi yang akan berlaku efektif pada tanggal 30 Mei 2024. Klik disini untuk meninjau!

Cek disini close
11 May

3 Cara dan Tujuan Perencanaan Produksi

Yovita

by Yovita

view2404Views

Perencanaan produksi adalah suatu tahapan dalam kegiatan usaha. Dalam tahapan ini, Anda merencanakan produk yang akan dibuat, menentukan proses yang harus dilalui, dan menetapkan jumlah produk. Tahap perencanaan ini memberikan prediksi jumlah produk yang akan dihasilkan. Makin detail rencana yang Anda buat, maka makin akurat prediksi yang didapat.

 

Selain untuk mendapatkan prediksi yang akurat terkait jumlah barang, perencanaan produksi juga memiliki beberapa kegunaan lain. Artikel kali ini akan membahas tentang cara dan tujuan perencanaan produksi. Tanpa berlama-lama lagi, mari simak penjelasannya berikut.

 

 

Tujuan Perencanaan Produksi

 

Seperti yang telah disebutkan pada bagian pembuka, perencanaan produksi adalah tahapan krusial dalam menjalankan usaha. Dengan melakukan perencanaan produksi, maka jalannya operasional bisnis pun akan lebih lancar. Untuk mendapat gambaran yang lebih jelas, berikut adalah beberapa tujuan perencanaan produksi.

 

1. Memaksimalkan keuntungan

 

Tujuan perencanaan produksi yang paling utama tentu saja berkaitan dengan keuntungan. Para pemilik usaha melakukan perencanaan usaha dengan harapan bisa mendapat keuntungan semaksimal mungkin.

 

Perencanaan keuntungan memungkinkan pemilik usaha untuk bisa mengetahui biaya apa saja yang bisa ditekan tanpa mengorbankan kualitas produk. Dengan begitu, mereka pun berpeluang meraih keuntungan yang lebih besar.

 

2. Memuaskan pelanggan

 

Selain keuntungan, perencanaan produksi ternyata juga masih berhubungan dengan pelanggan. Melakukan perencanaan produksi memastikan perusahaan menghasilkan produk yang sesuai dengan jumlah permintaan pelanggan. Artinya, tidak ada pelanggan yang merasa dirugikan karena tidak bisa mendapat produk yang diinginkan.

 

Selain itu, perencanaan produksi juga berkaitan dengan kualitas produk. Jika kualitas produk sesuai dengan ekspektasi pelanggan, tentu mereka akan lebih puas. Peluang terjadinya pembelian kembali pun semakin besar.

 

Baca Juga6 Faktor untuk Menentukan Harga Produk yang Dijual Online

 

3. Menghindari perubahan jumlah tenaga kerja

 

Tujuan perencanaan produksi yang terakhir adalah untuk menghindari terjadinya perubahan jumlah tenaga kerja. Tanpa adanya perencanaan produksi, semuanya hanyalah perkiraan semata. Anda membayangkan jumlah produk yang dihasilkan, bahan baku yang dibutuhkan, dan tenaga kerja yang diperlukan. Semuanya hanya dalam bayangan. Namun, dengan perencanaan produksi, Anda bisa tahu pasti berapa jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. Jadi, tidak ada biaya produksi yang terbuang percuma.

 

 

3 Cara Perencanaan Produksi

 

Untuk menghasilkan perencanaan produksi yang akurat, Anda bisa mengikuti tiga tahapan berikut ini:

 

1. Prediksi jumlah permintaan

 

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memperkirakan jumlah permintaan. Sebisa mungkin, jumlah ini harus detail. Untuk mendapatkan gambaran yang presisi, Anda bisa melihat dari periode penjualan sebelumnya.

 

Baca Juga4 Cara Mencari Supplier untuk Toko Online Anda

 

2. Tetapkan jumlah pesanan

 

Selanjutnya, tetapkan jumlah pesanan. Setelah mengetahui tingkat permintaan, coba tentukan jumlah pesanan. Biasanya, jumlah pesanan adalah jumlah permintaan yang sudah dilebihkan.

 

Katakanlah jumlah permintaan produk sebesar 50 buah, maka jumlah pesanan yang harus dibuat adalah sebanyak 75 buah. Mengapa harus dilebihkan? Hal ini untuk memastikan agar semua pelanggan bisa mendapatkan produk yang diinginkan. Terlebih, sisa produk bisa Anda jual sebagai ready stock.

 

Membuat pelanggan menunggu proses produksi ulang hanya akan membuat tingkat kepuasan menurun. Oleh karenanya, jumlah pesanan harus dihitung dengan sangat hati-hati.

 

3. Atur keseimbangan

 

Terakhir, jangan lupa untuk mengatur keseimbangan. Pastikan tingkat permintaan dan pasokan produk Anda tetap seimbang. Hindari memproduksi barang dalam jumlah yang terlampau jauh dari tingkat permintaan. Sebab, hal ini hanya akan memperbesar peluang rugi. Untuk itu, prediksi jumlah permintaan harus dilakukan sedetail mungkin.

 

Baca JugaTips Bagaimana Meningkatkan Penjualan di Toko Online Anda

 

 

Dari sini, bisa disimpulkan bahwa tujuan perencanaan produksi adalah untuk mendapatkan prediksi jumlah produk yang akurat. Dengan melakukan perencanaan produksi, Anda juga bisa mengoptimalkan peluang untuk meningkatkan untung. Selain perencanaan produksi, bisnis juga perlu menerapkan sistem pembayaran yang praktis agar dapat memaksimalkan pemasukan.

 

Anda bisa memanfaatkan Midtrans sebagai sistem pembayaran untuk menunjang operasional bisnis. Midtrans menawarkan sistem yang mudah dijalankan dan dapat menerima beragam metode pembayaran. Selain itu, Midtrans juga telah menerapkan sistem keamanan tingkat tinggi untuk memastikan keamanan bertransaksi. Baik offline maupun online, Midtrans punya solusinya untuk Anda. Daftar sekarang juga di sini!

 

1.-Payment-Link-1200x628

  • twitter
  • facebook
  • WA
  • mail