Penerapan model keuangan dan modal tambahan yang tepat untuk bisnis itu seperti apa?

Cari tahu jawabannya di Konferensi Maju Digital 2022. close
28 Sep

Cara Kerja Payment Gateway, Seperti Apa, sih?

Yovita

by Yovita

view238Views

Perkembangan teknologi finansial (fintech) mendorong lahirnya payment gateway untuk mempermudah transaksi sekaligus meningkatkan jaminan keamanan. Sejumlah perusahaan pun sudah menggunakannya agar keberlangsungan bisnis kian terjamin. Namun, bagaimana cara kerja payment gateway di Indonesia? Dapatkan informasinya di sini!

Baca juga: 6 Manfaat Payment Gateway untuk Kelancaran Usaha


Mengenal Apa Itu Payment Gateway

payment-gateway-(2)

Payment gateway adalah layanan keuangan yang digunakan untuk memproses pembayaran secara digital. Arus transaksi yang dimaksud adalah dari pembeli ke penjual (merchant). Biasanya, payment gateway digunakan oleh e-commerce supaya transaksi menjadi lebih mudah dan cepat. Tapi, toko fisik pun bisa juga memakainya sebagai fasilitasi pembayaran dengan metode digital.

Pada intinya, payment gateway berbentuk software atau perangkat lunak yang menjembatani aktivitas pembayaran. Alasan payment gateway semakin sering digunakan adalah banyaknya manfaat yang diperoleh. Mulai dari proses transaksi yang lebih praktis, sistem keamanan lebih canggih, hingga bisa mengakomodasi berbagai metode pembayaran. 

Kemampuan untuk menerima berbagai metode pembayaran tersebut dinilai amat menguntungkan di era sekarang ini. Pasalnya, metode pembayaran baru terus muncul. Jika sebelumnya metode pembayaran hanya tunai dan via ATM, saat ini sudah ada e-wallet seperti Gopay atau bahkan cicilan tanpa kartu seperti Gopay Paylater.


Perkembangan Payment Gateway di Indonesia

Lahirnya payment gateway di Indonesia ditandai dengan peresmian oleh Bank Indonesia (BI) pada 4 Desember 2017. Melalui Peraturan Bank Indonesia No. 19/8/PBI/2017, BI mengaturnya dengan sebutan formal Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Kebijakan tersebut juga dilengkapi dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.19/10/PADG/2017 tentang Gerbang Pembayaran Nasional (National Payment Gateway).

Pemerintah mengatur bahwa GPN terdiri dari tiga tipe, yaitu standar, switching, dan services. Lalu, pihak yang memiliki keterkaitan dengan GPN adalah penerbit, acquirer, penyelenggara payment gateway, serta pihak lain yang ditetapkan oleh BI.

Walau peraturan tersebut keluar tahun 2017, sebenarnya payment gateway sudah ada di Indonesia sejak 2003, lho. Seiring waktu, GPN di Indonesia makin berkembang dengan implementasi teknologi terkini. Seiring waktu, platform payment gateway baru terus bermunculan dan saling bersaing di bidang fintech.

Baca juga: Mengapa Website Ecommerce Perlu Menggunakan Payment Gateway?


Apa Bedanya dengan Payment Processor?

payment-gateway

Baik payment gateway maupun payment processor sama-sama merupakan sistem pembayaran yang berperan sebagai jembatan antara pembeli dan penjual. Meski begitu, bukan berarti keduanya dapat disamakan. Perbedaan payment gateway dan payment processor dapat dilihat dari beberapa aspek, seperti:

- Penyedia layanan

Penyedia layanan payment gateway adalah perusahaan fintech. Bentuknya berupa software atau aplikasi yang memungkinkan penjual menerima dana dari pembeli melalui sistem pembayaran terintegrasi. Sementara itu, payment processor disediakan oleh perusahaan keuangan yang bekerja di balik layar.

Namun, mungkin saja Anda menemukan perusahaan yang menawarkan jasa keduanya. Itu karena payment processor bisa saja menawarkan fasilitas payment gateway. Tapi, payment gateway tidak dapat memberikan layanan payment processor.

- Fungsi

Jika dilihat dari luar, keduanya menawarkan manfaat yang sama, yaitu sebagai perantara transaksi antara dua pihak. Tapi, sebenarnya payment gateway berfungsi melindungi data sensitif terkait urusan finansial melalui penerapan enkripsi dan sistem keamanan lainnya. Payment processor memiliki fungsi yang berbeda, yakni memeriksa informasi yang diterima dan meneruskannya ke bank penerbit atau asosiasi kartu untuk verifikasi transaksi.

Baca juga: Apa Itu Payment Gateway dan Payment Agregrator beserta Perbedaannya


Cara Kerja Payment Gateway di Indonesia

 

Sebagai layanan yang mempermudah pembayaran, payment gateway Indonesia memiliki cara kerja yang sederhana namun bisa menjamin keamanan transaksi. Simak cara kerjanya di sini!

  1. Pembeli melakukan transaksi setelah memilih produk yang diinginkan.
  2. Pembeli memasukkan informasi pembayaran. Misalnya, pembeli memasukkan rincian kartu kredit jika menggunakan metode pembayaran berupa kartu kredit.
  3. Pemberian enkripsi transaksi menggunakan kode khusus, sering kali berupa OTP (one-time password).
  4. Informasi transaksi dikirim ke penyedia metode pembayaran, baik itu kartu kredit, e-wallet, dan lain-lain.
  5. Transaksi berhasil dilakukan.

Manfaat Payment Gateway bagi Bisnis

payment-gateway-(4)

Ada sejumlah manfaat yang dapat dirasakan bisnis jika menggunakan payment gateway, yakni sebagai berikut.

1. Tidak perlu membuat banyak rekening

Hadirnya payment gateway memungkinkan penjual untuk menerima pembayaran dari berbagai metode pembayaran tanpa membuat banyak rekening. Jika sudah bekerja sama dengan satu payment gateway, penjual bisa menerima pembayaran dari kartu debit, kartu kredit, QRIS, dan berbagai metode pembayaran lainnya tanpa perlu membuat banyak rekening dari berbagai bank.

2. Rekap pembayaran otomatis

Sebelumnya, pelaku bisnis harus menyusun laporan keuangan secara manual. Proses manual ini melibatkan pemeriksaan terhadap setiap transaksi yang keluar dan masuk ke perusahaan. Ketika pengerjaan dilakukan secara manual, selalu ada risiko human error.

Masalah itu pun teratasi jika menggunakan payment gateway. Sebagai sarana pembayaran digital, seluruh transaksi sudah tercatat dalam software yang mudah diakses. Sehingga, tidak perlu lagi melakukan pengecekan manual.

3. Jangkauan lebih luas

Fasilitas payment gateway memungkinkan suatu bisnis untuk menerima dana dari berbagai metode pembayaran. Jadi, tidak ada lagi halangan berupa perbedaan metode pembayaran ketika seseorang mau membeli produk Anda. 

4. Keamanan transaksi terjamin

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, payment gateway menerapkan teknologi terkini dalam menyediakan layanan keuangan. Ada berbagai aspek sistem keamanan jaringan yang diterapkan dalam memastikan keamanan transaksi, seperti enkripsi, machine learning, artificial intelligence, dan lain-lain.


Keuntungan bagi Konsumen

Tidak hanya memberi manfaat bagi penjual, payment gateway juga menawarkan berbagai kemudahan bagi konsumen, seperti:

1. Transaksi lebih mudah dan cepat

Sistem pembayaran terintegrasi yang dihadirkan oleh GPN membuat konsumen hanya perlu memasukkan data metode pembayaran di halaman e-commerce yang sama. Berbeda jika belum memakai sistem tersebut, karena konsumen perlu redirect ke halaman lain terlebih dahulu sebelum konfirmasi pembayaran selesai.

2. Pembayaran lebih aman

Perlindungan keamanan bagi transaksi pun merupakan keuntungan yang dirasakan oleh konsumen saat melakukan pembelian. Dengan begitu, konsumen tidak perlu khawatir saat memberikan informasi mengenai metode pembayaran.


Cara kerja payment gateway memang lebih kompleks dibandingkan metode pembayaran konvensional seperti transfer bank. Namun, payment gateway justru bisa menerima transaksi yang variatif, mulai dari transfer bank, kartu debit/kredit, hingga QRIS. Jika Anda sedang mencari mitra GPN, Midtrans dapat menjadi solusi sebagai payment gateway Indonesia terlengkap untuk bisnis. 

Midtrans menawarkan integrasi semua metode pembayaran dan dilengkapi sistem keamanan yang kuat. Tertarik? Dapatkan informasi selengkapnya di sini!

payment-gateway

  • twitter
  • facebook
  • WA
  • mail