Kami telah memperbarui Syarat & Kebijakan Privasi. Klik disini untuk meninjau!

Cek disini close
16 Aug

Open API Adalah Teknologi Multifungsi, Apa Alasannya?

Admin

by Admin

view1294Views

open-api-adalah
Open API adalah istilah yang tidak asing di telinga para pelaku industri teknologi. Namun, bukan berarti orang awam tidak bisa merasakan peranannya dalam kehidupan sehari-hari; justru, penerapan Open API sudah lekat dengan rutinitas kita saat bekerja maupun bersantai. Seperti apakah contoh penggunaannya, dan apa yang dimaksud dengan Open API? Supaya Anda tidak bingung lagi, temukan jawabannya melalui tulisan ini!

Apa Itu Open API?

Sederhananya, Open API adalah singkatan dari Open Application Programming Interface, atau sebuah software yang memberi para pengembang untuk mengintegrasikan aplikasi buatan mereka dengan aplikasi lainnya. Jika diibaratkan, proses komunikasi Open API sama seperti ketika Anda ingin mengajak pebisnis lain berkolaborasi untuk menawarkan produk baru dari hasil gabungan keunikan Anda dan partner.

Berbeda dengan Private API dan Partner API yang hanya bisa diakses oleh sekelompok orang, akses Open API justru terbuka untuk semua pihak. Jadi, Anda yang ingin menggunakan API yang bersifat terbuka dapat langsung mendaftarkan diri dan memasangnya di website Anda tanpa perlu meminta izin kepada pengembang.

Baca juga: API: Pengertian, Jenis, Cara Kerja, Contoh dan Arsitekturnya

4 Fungsi Open API

Karena sifat alami Open API, tentunya jenis API ini memiliki banyak fungsi serta kelebihan bagi pengembang maupun pengguna. Berikut adalah penjelasan selengkapnya:

  1. Menghemat waktu coding

Katakanlah Anda ingin menambah fitur baru untuk toko online sendiri, misalnya untuk log in tanpa alamat e-mail. Tentunya, membuat fitur ini dari awal akan membutuhkan banyak waktu. Namun, Open API bisa membantu Anda menghemat waktu karena Anda hanya perlu mengintegrasikan layanan API media sosial lain dengan website toko online. Jadi, para pelanggan bisa langsung masuk dengan akun Google atau Facebook mereka.

Baca juga: Mudah Buka Toko Online Dengan Wordpress Dan Woocommerce

  1. Menjaga konsistensi sistem

Struktur penulisan kode yang berbeda bisa memicu timbulnya bug. Sebagai solusi, Anda bisa menerapkan sistem yang konsisten dan seragam untuk berbagai platform, contohnya Open API. Dengan API ini, Anda bisa memastikan bahwa semua fitur di website bisnis sesuai dengan standar yang berlaku di semua browser dan mengurangi risiko kesalahan pada kode.

  1. Pembuatan dokumentasi yang lebih interaktif

Tak hanya mendukung performa website di semua browser, Open API juga mempersingkat waktu yang diperlukan server untuk berkomunikasi dengan sisi klien. Sebab, API yang bersifat terbuka memiliki dokumentasi interaktif agar pengembang bisa melihat sendiri bagaimana API buatan mereka beraksi di browser sebelum menulis kodenya. Hasilnya, proses pengembangan pun jadi lebih lancar, dan server bisa langsung mengirimkan data yang diminta oleh pengguna dengan lebih cepat.

Baca juga: 4 Langkah Membuat Toko Online Anda Up to Date dan Optimal

  1. Memperkenalkan API sendiri kepada khalayak umum

Salah satu karakteristik utama pembeda Open API dengan tipe API lainnya adalah aksesibilitasnya bagi khalayak umum. Pengembang maupun pengguna awam bisa menemukan API yang Anda buat dan menggunakannya untuk platform mereka sendiri. Pada akhirnya, hal ini dapat menjadi kesempatan emas untuk meningkatkan brand awareness Anda sekaligus pengalaman berinternet mereka.

Contoh Penggunaan Open API

Open API ada di mana-mana dan lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari daripada yang kita kira. Salah satu contohnya sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya, yaitu fitur untuk log in tanpa mendaftarkan akun baru di sebuah website

Tapi, selain itu, contoh penggunaan Open API bisa Anda jumpai saat ingin mengetahui lokasi toko cabang sebuah brand di Google Maps saat mengakses website resmi bisnis tersebut. Kemudian, Open API juga berperan dalam kemudahan transaksi belanja online di situs e-commerce karena Anda tidak perlu mengirimkan bukti transfer secara manual; sistem website akan mengecek status transaksi secara otomatis.

Tools untuk Open API

Di internet, Anda bisa menemukan banyak tools yang berkaitan dengan Open API dan segala fungsinya dengan lebih mudah. Anda dapat menyimak daftar pembagian serta contoh alatnya di bawah ini:

  • Dokumentasi deskripsi API dalam bentuk PDF: APIGit, DeveloperHub;
  • Penguat keamanan Open API: cats, Mayhem for API;
  • Editor visual Open API: Hackolade, APIGit;
  • Konversi API menjadi Open API: har2openapi.

Dari penjelasan di atas, kita sudah mempelajari bahwa Open API adalah teknologi yang memiliki banyak kegunaan sekaligus manfaat untuk ahli teknis maupun pengguna awam. Dengan adanya API ini, semua orang bisa mengakses lebih banyak fitur agar berinternet semakin nyaman. 

Selain contoh-contoh yang sudah disebutkan, ada juga Open API payment gateway Midtrans yang memungkinkan semua orang menerima pembayaran secara online dari website mereka dengan mudah. Tertarik? Yuk, simak selengkapnya dan daftarkan diri Anda di sini agar bisnis semakin maju dari sekarang!
midtrans_technical_documentation

  • twitter
  • facebook
  • WA
  • mail