Ikuti program #BangkitBersama menuju merdeka finansial sekarang & dapatkan saldo GoPay Rp300.000!

Klik di Sini close
24 Mar

10 Transaksi Online yang Paling Banyak Dilakukan

Admin

by Admin

view1369Views

Saat ini, sudah banyak orang yang mengetahui pengertian transaksi online beserta manfaatnya. Oleh karena itu, tidak heran jika kini transaksi online menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat. Terbukti dengan tingginya jumlah transaksi online di e-commerce per Agustus 2020 yang mencapai 140 juta dan transaksi digital banking yang mencapai angka 12 juta pada periode yang sama.

Manfaat transaksi online memang cukup banyak, mulai dari belanja praktis, metode pembayaran yang mudah dengan pilihan yang cukup banyak, sampai beragam diskon yang hanya bisa diperoleh melalui transaksi online.

Dengan modal smartphone dan koneksi internet saja, kini siapa pun bisa melakukan transaksi online di mana saja dan kapan saja. Berikut ini adalah 10 jenis transaksi yang paling banyak dilakukan secara online.

 


10 Transaksi Online yang Paling Banyak Dilakukan

 


1. Pembelian pulsa 

Sebelumnya, pelanggan harus mencari gerai khusus untuk membeli pulsa. Kini, pelanggan bisa dengan cepat membeli pulsa atau kuota, baik melalui mobile banking atau aplikasi e-wallet maupun marketplace yang menyediakan fasilitas pembelian pulsa secara online dengan harga kompetitif. 


2. Tagihan listrik

Jika sebelumnya pelanggan harus mengantre untuk membayar tagihan listrik, kini pembayaran bisa dilakukan secara online melalui berbagai macam layanan digital, baik berupa aplikasi maupun jalur perbankan. Selain lebih mudah, beberapa aplikasi juga sering menawarkan beragam promo bagi pelanggan yang melakukan pembayaran tagihan listrik.


3. Top up layanan transportasi online

Kehadiran transportasi online menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, terutama masyarakat urban. Rata-rata layanan transportasi online menghadirkan fitur pembayaran nontunai melalui aplikasi sehingga pelanggan perlu melakukan top up atau menggunakan pembayaran kartu untuk bisa menggunakannya.


4. Tiket kereta api dan pesawat

Pembelian tiket kereta api dan pesawat kini jauh lebih mudah karena bisa dilakukan dengan transaksi online. Tercatat, volume pemesanan tiket perjalanan secara online mengalami kenaikan hingga 260 persen sepanjang 2018. Sementara itu, PT KAI melaporkan bahwa per September 2020, pembelian tiket kereta api secara online mencapai 80 persen dari total penjualan.


5. Iuran BPJS

Pembayaran iuran BPJS kini jauh lebih mudah karena bisa dilakukan melalui digital banking atau marketplace yang sudah bekerja sama dengan pihak BPJS. Selain lebih cepat dan mudah, beberapa marketplace juga biasanya menawarkan promo berupa diskon atau cashback untuk setiap pembayaran tagihan. Transaksi online jadi lebih gampang dan menguntungkan, ya!


6. Tagihan telepon

Beberapa layanan telekomunikasi kini sudah bekerja sama dengan marketplace atau e-wallet sehingga pembayaran tagihan telepon bisa dilakukan secara cepat, aman, dan terpercaya. Selain itu, pelanggan juga dapat menggunakan fitur pembayaran otomatis untuk membayar berbagai macam tagihan bulanan.


7. Tagihan PDAM

Seperti halnya tagihan bulanan lainnya, pembayaran PDAM yang sebelumnya harus dilakukan secara rutin dengan mengantre di kantor PDAM, kini bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja melalui m-banking, e-wallet, ataupun marketplace yang sudah bekerja sama dengan PDAM.


8. Angsuran

Tanpa perlu membuang waktu dan tenaga, membayar angsuran atau cicilan bulanan jadi lebih mudah jika dilakukan secara online. Mulai dari angsuran rumah (KPR), asuransi, sampai pembayaran kredit. Selain lebih praktis, beberapa momen juga sering kali menawarkan bonus bagi pelanggan yang rutin melakukan transaksi online untuk membayar angsuran.


9. Zakat

Pembayaran zakat melalui transaksi online kini sudah lazim dilakukan. Pada 2019, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mencatat ada 42.030 muzaki yang menyalurkan zakatnya dengan jumlah total 75.471 transaksi melalui platform digital. Selain melalui website, rata-rata muzaki melakukan pembayaran zakat melalui marketplace dan layanan fintech yang sudah bekerja sama dengan pihak Baznas. 


10. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Kewajiban membayar PBB mengharuskan para pemilik bangunan untuk mengantre di kantor pajak setiap tahunnya. Namun, inovasi teknologi membuatnya lebih mudah sehingga pembayaran PBB kini bisa dilakukan melalui platform digital, baik marketplace, layanan fintech, maupun jalur perbankan.

Itulah pengertian transaksi online dan 10 jenis transaksi online yang paling banyak digunakan di Indonesia. Jika Anda merupakan pemilik bisnis yang sering bertransaksi online, maka Anda perlu menggunakan metode pembayaran yang sesuai dengan preferensi pelanggan sehingga manfaat transaksi online bagi pelanggan lebih terasa.  

Dengan menggunakan layanan Midtrans, Anda dapat menerima berbagai metode pembayaran secara cepat, mudah, dan aman melalui transfer bank, e-wallet, virtual account, kartu kredit, gerai retail, dan cicilan tanpa kartu kredit. Daftar Midtrans sekarang di sini.

  • twitter
  • facebook
  • WA
  • mail