Kami telah melakukan sedikit penyesuaian pada Pemberitahuan Privasi yang akan berlaku efektif pada tanggal 30 Mei 2024. Klik disini untuk meninjau!

Cek disini close
30 Aug

Apa Itu REST API dan Bedanya dengan API Biasa?

Admin

by Admin

view4182Views

Dalam era digital yang semakin berkembang, istilah "API" seringkali menjadi bagian tak terpisahkan dalam lingkungan teknologi informasi. Namun, di antara beragam jenis API yang ada, REST API mungkin menjadi salah satu yang paling sering ditemui dan penting. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan REST API adalah apa dan mengungkap perbedaannya dengan API konvensional. Yuk, simak informasi selengkapnya di artikel ini!

Apa Itu REST API?

REST API, atau Representational State Transfer Application Programming Interface, adalah suatu jenis antarmuka yang digunakan untuk mengizinkan komunikasi dan pertukaran data antara berbagai perangkat lunak atau sistem di lingkungan jaringan komputer. REST API didasarkan pada prinsip-prinsip arsitektur REST, yang mengutamakan sederhana, skalabilitas, dan keterbacaan. Cara kerja REST API adalah sebagai berikut:

  • REST API menggunakan metode HTTP (GET, POST, PUT, DELETE) dan URL untuk berinteraksi dengan sumber daya.
  • Permintaan klien mencakup metode HTTP, URL, dan informasi tambahan seperti parameter, header, atau body.
  • Server REST API menyediakan sumber daya yang diidentifikasi melalui URL.
  • Balasan server mencakup status HTTP, data, dan informasi tambahan seperti header setelah memproses permintaan klien.

Contoh permintaan klien dalam REST API:

  • Metode HTTP: GET
  • URL: `https://api.example.com/users/123`
  • Header: `Authorization: Bearer token123`
  • Hasilnya: Permintaan ini akan mengambil data pengguna dengan ID 123 dari server yang diotentikasi menggunakan token123.

Beda REST API dan API Biasa

Berikut adalah perbandingan singkat antara REST API dan API biasa (dalam konteks umum):

1. Struktur Desain

  • REST API: REST API didasarkan pada prinsip-prinsip arsitektur REST (Representational State Transfer), yang menggunakan URL dan metode HTTP untuk mengakses sumber daya.
  • API Biasa: API biasa adalah istilah umum yang mencakup berbagai jenis antarmuka, termasuk SOAP, RPC, dan lain-lain, yang mungkin memiliki struktur desain yang lebih kompleks dan bervariasi.

2. Tampilan Interface

  • REST API: REST API biasanya menggunakan representasi data yang ringkas dan mudah dibaca, seperti JSON atau XML, yang cocok untuk aplikasi web dan mobile.
  • API Biasa: API biasa dapat menggunakan format data yang beragam, termasuk XML, JSON, atau bahkan format khusus seperti protobuf. Tampilan interface dapat lebih kompleks tergantung pada protokol yang digunakan.

3. Kemudahan Pengembangan Skala API

  • REST API: REST API sering dianggap lebih mudah untuk dikembangkan dan dipelihara karena mengikuti prinsip-prinsip sederhana dan terbatas. Scalability dapat dicapai dengan baik melalui mekanisme caching dan distribusi.
  • API Biasa: API biasa, seperti SOAP, mungkin memerlukan konfigurasi dan pengembangan yang lebih rumit. Pengelolaan dan skala dapat menjadi lebih rumit terutama dalam lingkungan yang besar.

4. Protokol Komunikasi

  • REST API: REST API menggunakan protokol HTTP secara luas untuk komunikasi, yang mendukung metode standar seperti GET, POST, PUT, dan DELETE. Ini memungkinkan integrasi yang lebih mudah dengan banyak platform.
  • API Biasa: API biasa seperti SOAP memiliki protokol komunikasi khusus, yang memerlukan parsing dan pemrosesan khusus. Ini bisa menjadi lebih rumit dalam beberapa kasus.

Fungsi REST API

REST API berfungsi untuk memungkinkan aplikasi berkomunikasi dan bertukar data melalui jaringan. Ini digunakan untuk mengakses, mengirim, dan berinteraksi dengan data, layanan, dan aplikasi eksternal, seperti mengambil data cuaca, berbagi pesan di media sosial, atau melakukan pembayaran online. REST API juga memungkinkan integrasi antara aplikasi yang berbeda dan akses ke database.

Metode Autentikasi REST API

Metode Autentikasi REST API melibatkan:

  1. HTTP: Pengiriman username dan password sebagai header dalam permintaan HTTP.
  2. API Keys: Penggunaan token kunci untuk mengidentifikasi aplikasi atau pengguna.
  3. OAuth: Protokol autentikasi yang memberikan token akses untuk akses terbatas dengan izin pengguna.
  4. OpenID Connect: Ekstensi OAuth yang mengidentifikasi pengguna dan menyediakan informasi tentang mereka. Digunakan untuk autentikasi tunggal.

Penerapan REST API dalam Midtrans

Midtrans menggunakan REST API untuk memungkinkan pembayaran online yang terintegrasi dengan aplikasi atau website. Prosesnya melibatkan pengiriman detail transaksi ke Midtrans melalui API, otentikasi pembayaran, dan respons pembayaran. Contohnya adalah saat pelanggan membayar di situs e-commerce. API Midtrans mengikuti arsitektur REST, menggunakan metode HTTP, dan menyediakan format data yang umum seperti JSON atau XML.

Jadi, REST API adalah metode komunikasi yang memungkinkan aplikasi untuk bertukar data melalui internet dengan memanfaatkan metode HTTP. Jika tertarik untuk memanfaatkan API Midtrans untuk bisnis Anda, segera daftar di dokumentasi API Midtrans. Dokumentasi ini memberikan panduan lengkap tentang cara mengintegrasikan Midtrans ke dalam aplikasi atau website Anda, sehingga Anda dapat menyediakan pembayaran online yang aman dan mudah bagi pelanggan. Yuk, mulai gunakan API Midtrans dan tingkatkan efisiensi bisnis Anda sekarang!
midtrans_technical_documentation

  • twitter
  • facebook
  • WA
  • mail