Dapatkan panduan legalitas usaha di e-Book, “Buku Pintar Legalitas: Usaha Legal, Tersertifikasi, dan Aman”.

Download GRATIS sekarang! close
05 Apr

Cara Daftar QRIS Mudah dan Cepat

Yovita

by Yovita

view399Views

Pemerintah Indonesia saat ini mulai menggalakkan metode pembayaran nontunai, salah satunya dengan menggunakan QR code untuk pembayaran nasional lewat sistem Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS). Jumlah pengguna QRIS yang tercatat sebagai merchant bahkan telah mencapai 42.628.

Tingginya penggunaan QRIS tentu bukan tanpa alasan. QRIS menawarkan sejumlah keuntungan bagi pelaku usaha dengan membuat transaksi pembayaran jadi lebih cepat, praktis, dan aman. Selain itu, pihak merchant juga dapat meningkatkan branding dan angka penjualan. 

Lantas, bagaimana cara daftar QRIS dan apa saja syarat yang diperlukan? Simak ulasannya berikut ini!

Baca juga: QRIS, Satu Kode QR untuk Semua Transaksi Bisnis Anda

Cara Daftar QRIS Mudah dan Cepat

cara-daftar-qris-2

Sebelum mengetahui cara daftar QRIS, ada beberapa persyaratan dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh pemohon bila ingin mendaftarkan QRIS sebagai sistem pembayaran. Berikut beberapa persyaratan tersebut.

1. Perusahaan Harus Berbadan Hukum

Syarat utama untuk mendaftar QRIS adalah perusahaan harus berbadan hukum. Misalnya seperti pendidikan, yayasan maupun donasi, kelompok perorangan, dan lain sebagainya. Apabila unit usaha tidak memiliki badan hukum, setidaknya sudah terdaftar sebagai UD (usaha dagang). Sedangkan untuk usaha dalam bentuk CV atau PT wajib untuk memiliki nomor badan hukum.

2. Wajib Punya Berkas Berbadan Hukum

Selanjutnya, pastikan berkas-berkas sudah lengkap. Bila usaha yang didaftarkan sudah berbadan hukum, maka berkas yang harus disiapkan adalah SIUP, NIB, akta pendirian, dan SK Menkumham. 

Sementara, untuk usaha yang tidak berbadan hukum, wajib melampirkan SIUP, NIB, dan surat pernyataan nonbadan hukum. Selain itu, keduanya juga harus melampirkan NPWP dan KTP dari pengurus maupun penanggung jawab. 

3. NMID dari Interactive QRIS

Setelah dua persyaratan di atas terpenuhi, maka pendaftar wajib untuk menggunakan National Merchant ID (NMID) Interactive QRIS. NMID ini ialah identitas merchant yang diperoleh saat pemohon berhasil melakukan registrasi QRIS nantinya. 

Baca juga: QRIS Adalah Metode Pembayaran Masa Kini, Ini Cara Daftarnya


Ketahui Biaya Pembuatan QRIS Serta Skema Transaksinya

Saat mempelajari cara daftar QRIS, ada biaya dan skema transaksi yang perlu Anda ketahui. Saat ini, hanya ada satu varian saja, yakni QRIS Static yang dijual seharga Rp28.000. Selain biaya pembuatan, ketahui pula bagaimana skema transaksinya. 

Limit QRIS dalam sekali transaksi adalah Rp5 juta. Adapun biaya yang dibebankan disebut Merchant Discount Rate (MDR), terdiri atas persentase yang berbeda sebagai berikut:

  • Untuk pembayaran yang sifatnya reguler, biayanya sebesar 0,7%.
  • Pembayaran yang berkenaan dengan pendidikan dikenai biaya 0,6%.
  • Pembiayaan untuk transaksi di SPBU akan dikenai biaya 0,4%.
  • Transaksi untuk bantuan sosial tidak dikenai biaya MDR.

Sebagai contoh, Anda melakukan transaksi untuk pembayaran reguler sebesar Rp100.000, maka biaya yang harus dikeluarkan perhitungan adalah sebagai berikut:

Skema MDR reguler 0,7%, maka Rp100.000,00 x 0,07% = Rp99.300.

Kemudian, jika digabungkan dengan biaya settlement pada transfer dana untuk merchant dalam sekali transfer di waktu satu hari, perhitungannya dikurangi Rp2.000 pada transaksi sebesar Rp50.000 untuk bank BCA, Mandiri, dan BRI. 

Di sisi lain, transaksi di atas Rp50.000 akan dikenai biaya Rp3.000 per transaksi (dalam hal ini termasuk pula bagi donasi). Dengan demikian, skema Rp99.300 tadi dikurangi dengan biaya settlement Rp3.000. Jadi, biaya yang masuk di bank sebesar Rp96.300.


Langkah Pendaftaran QRIS

Kini, setelah mengetahui persyaratan cara daftar QRIS beserta biaya dan skemanya, saatnya untuk melakukan pendaftaran. Simak langkah-langkah pendaftarannya di bawah ini!

Baca juga: Ini Cara Membuat QRIS untuk Pebisnis, Mudah dan Cepat!

1. Lakukan registrasi pada website resmi QRIS

Cara daftar QRIS yang pertama adalah dengan melakukan registrasi dan mengisi data yang ada secara rinci melalui tautan ini. Pastikan data yang diisi sudah benar dan sesuai dengan berkas-berkas yang dimiliki. Kemudian, Anda harus menandatangani formulir persyaratan maupun ketentuan yang berlaku.

2. Selesaikan pembayaran QRIS

Setelah itu, langkah kedua adalah melakukan pembayaran QRIS. Di sini, Anda harus melakukan pembayaran berdasarkan varian yang dipilih. Namun, saat ini masih terdapat satu varian QRIS saja, yaitu QRIS Static yang dijual dengan harga Rp28.000. 

3. Terima notifikasi registrasi

Ketiga, sistem akan melakukan proses validasi data maupun dokumen. Jika data dinilai sudah benar, proses pendaftaran akan dilanjutkan secara manual ke PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional (PTEN) dan tunggulah hingga NMID keluar dari PTEN.

4. Unggah file dokumen yang diminta

Langkah keempat, apabila NMID sudah keluar dan lolos, Anda akan dikirimi notifikasi pada email yang telah didaftarkan, berupa username dan password. Nantinya, Anda pun diarahkan untuk mengunggah beberapa file atau dokumen yang diminta sebagai syarat.

5. Terima notifikasi hasil kelengkapan file

Terakhir, Anda akan menerima notifikasi mengenai kelengkapan file dokumen dan proses desain untuk menyesuaikan tampilan InterActive QRIS agar sesuai dengan prosedur. Setelah itu, Anda bisa melakukan uji coba penggunaan QRIS tersebut.


Bagaimana, cukup mudah, bukan, cara daftar QRIS? Pastikan setelah berhasil mendaftar QRIS, Anda juga mendaftar layanan payment gateway seperti Midtrans yang tak hanya bisa menerima pembayaran lewat QR code, tapi juga berbagai metode e-payment lainnya seperti e-wallet hingga virtual account.

Dengan begitu, pelanggan Anda jadi punya lebih banyak pilihan metode pembayaran yang memudahkan mereka. Peluang transaksi pun meningkat, sehingga berdampak baik pula pada penjualan Anda!

  • twitter
  • facebook
  • WA
  • mail